KLUNGKUNG,Β β€” Memasuki hari ketiga pencarian, keberadaan Ni Nyoman Selir (79), seorang lanjut usia (lansia) asal Dusun Semaya, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, masih belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, Basarnas, serta warga setempat kini resmi memperluas radius area pencarian dan mengerahkan unit anjing pelacak (K-9).

Lansia dengan ciri-ciri khusus berambut putih panjang tersebut dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah tak kunjung kembali ke rumah sejak tiga hari lalu. Hingga Sabtu (29/8/2026), proses penyisiran yang melibatkan berbagai pihak terus diperketat di area-area potensial seputar tempat tinggal korban hingga kawasan perbukitan dan perkebunan terdekat.

Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, menyatakan bahwa langkah perluasan wilayah operasi ini diambil guna mengoptimalkan titik-titik lokasi yang belum terjangkau pada hari-hari sebelumnya.

"Pencarian pada hari ketiga ini kami fokuskan dengan jangkauan area yang lebih luas. Selain memetakan kembali jalur-jalur darat dan permukiman warga di Desa Suana, kami juga menerjunkan anjing pelacak K-9 untuk membantu mendeteksi keberadaan jejak maupun arah pergerakan korban," ujar Kompol I Ketut Kesuma Jaya, Sabtu (29/8/2026).

Pengerahan anjing pelacak dari Kepolisian diharapkan mampu menelusuri medan bersemak dan perkebunan warga yang cukup sulit dijangkau oleh personel secara manual. Medan Nusa Penida yang berbukit serta memiliki hamparan vegetasi rimbun menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan di lapangan.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Dusun Semaya dan sekitarnya, untuk segera memberikan informasi sekecil apa pun jika melihat atau mengetahui keberadaan lansia dengan ciri-ciri tersebut. Pihak keluarga bersama warga lokal juga turut mendampingi petugas selama proses penyisiran berlangsung dengan harapan Ni Nyoman Selir dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.